Gastritis seliaka dapat diobati dengan pengaturan pola makan dan pengobatan. Gastritis seliaka yang dikombinasikan dengan infeksi Helicobacter pylori dapat diberantas dengan menggunakan terapi empat kali lipat yang mengandung agen bismut jika tidak ada kontraindikasi. 1. Pengaturan pola makan: Makanan pedas dan merangsang, dingin dan berminyak, seperti ayam goreng, bir, kopi, es krim, hot pot pedas, daging yang diasinkan, dll., harus dihindari dalam makanan sehari-hari agar tidak memperparah beban lambung dan usus serta menstimulasi mukosa saluran cerna, yang akan semakin memperparah gejala nyeri lambung, distensi lambung, dan asam lambung. 2. Pengobatan. (1) Penghambat pompa proton: seperti omeprazole, esomeprazole, rabeprazole, lansoprazole, dll., Yang dapat berikatan secara kovalen dengan pompa proton, sehingga menonaktifkan beberapa pompa proton di sel-sel dinding lambung untuk mencapai efek penghambatan sekresi asam lambung dan mengurangi gejala nyeri lambung dan mulas. (2) Agen pelindung mukosa lambung: seperti aluminium tiosulfat, magnesium aluminium karbonat, bismut kalium sitrat, natrium L-glutamin krotonat, dll., Secara efektif dapat melindungi mukosa lambung dari korosi lebih lanjut dan rangsangan oleh asam lambung dan makanan, sehingga menghilangkan gejala seperti sakit perut, kembung, mual dan muntah. Erosi lambung akibat infeksi Helicobacter pylori juga dapat diobati dengan furazolidone, amoksisilin, omeprazole, bismut kalium sitrat, dll. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis yang jelas dan pengobatan yang tepat sasaran. Semua obat di atas harus dikonsumsi di bawah bimbingan dokter dan tidak boleh digunakan tanpa izin.