Jerawat dapat disebabkan oleh kadar hormon yang tidak normal, pori-pori yang tersumbat, atau sekresi kelenjar sebasea yang berlebihan, dll. Tergantung pada situasinya, Anda dapat menggunakan obat yang tepat untuk membantu menghilangkannya. 1. Kadar hormon yang tidak normal: Jika Anda sedang dalam masa pubertas, aktivitas androgen dalam tubuh Anda meningkat, dan kadar hormon dalam tubuh Anda tidak seimbang, yang dapat menyebabkan jerawat di kedua sisi pipi Anda. Anda dapat menggunakan krim asam fusidat topikal, salep mupirocin, dll. Krim antibiotik ini memiliki efek menghambat dan membunuh Propionibacterium acnes, yang dapat meringankan gejala jerawat di kedua sisi pipi yang disebabkan oleh kadar hormon yang tidak normal. 2. Penyumbatan pori-pori: Ketika keratinisasi saluran kelenjar sebaceous pada folikel pipi tidak normal, bukaan folikel akan menjadi lebih kecil dan tersumbat, dan sebum tidak dapat dikeluarkan secara normal dan menumpuk di bukaan folikel, sehingga menyebabkan fenomena jerawat pipi. Anda harus membersihkan wajah dengan baik, dan Anda dapat menggunakan obat antikeratinisasi untuk pengobatan, seperti salep asam retinoat dan salep asam salisilat. 3. Sekresi kelenjar sebasea: seperti sering begadang, suka makan stimulasi berminyak pedas akan membuat sekresi kelenjar sebasea meningkat, harus memperhatikan mengatur gaya hidup, pola makan yang ringan. Semua obat di atas harus digunakan sesuai dengan saran medis. Jika Anda memiliki jerawat di kedua sisi pipi Anda, Anda perlu menjaga pola makan yang ringan, tidur yang cukup, membersihkan kulit dengan baik, dan pergi ke rumah sakit sesegera mungkin.