Punggung yang gatal setelah bekam api mungkin terkait dengan rangsangan termal, kekuatan bekam yang terlalu besar atau waktu bekam yang terlalu lama, dan alergi kulit.
1. Stimulasi termal: suhu tinggi tabung bekam akan menyebabkan vasodilatasi kulit lokal dan peningkatan eksudasi cairan jaringan lokal, yang akan merangsang saraf lokal dan menyebabkan gatal.
2. Kekuatan bekam yang berlebihan atau waktu bekam yang terlalu lama: kekuatan bekam yang berlebihan atau waktu bekam yang terlalu lama akan menyebabkan kongesti jaringan subkutan lokal dan edema, kompresi saraf subkutan, sehingga menimbulkan rasa gatal.
3. Sensitivitas kulit: beberapa orang alergi terhadap bahan kaleng api, seperti kaleng porselen dan kaleng bambu, sehingga ketika kaleng merangsang kulit, itu akan memicu respons kekebalan tubuh, sehingga memicu gatal-gatal pada kulit.
Oleh karena itu, saat pengobatan bekam, harus dioperasi oleh dokter profesional, jangan dioperasi sendiri, kekuatan bekam dan waktu tidak boleh terlalu lama. Jika ada punggung yang gatal setelah bekam, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, dan dokter akan mengeluarkan rencana perawatan sesuai dengan situasinya.