Sebagian besar pasien sindrom Rett dapat bertahan hidup hingga dewasa, dengan usia rata-rata sekitar 40 tahun, tergantung pada kondisi fisik pasien dan kondisi keuangan keluarga. Sindrom Rett adalah penyakit yang secara serius memengaruhi perkembangan psikomotorik anak-anak yang terkena dampaknya, dengan lebih banyak pasien wanita, yang tidak mampu merawat diri mereka sendiri. Manifestasi klinis sindrom Rett meliputi penurunan kemampuan mental secara bertahap, yang pada gilirannya menyebabkan gangguan komunikasi, gangguan bahasa, perilaku tangan yang stereotip, berkurangnya atau tidak adanya fungsi tangan, dan bahkan ketidakmampuan untuk berjalan sendiri. Tidak ada pengobatan khusus untuk sindrom Rett, dan perlu untuk memperkuat perawatan dan pengobatan gejala. Untuk anak-anak yang mengalami kejang kejang, diberikan obat antiepilepsi. Sebagian besar pasien bertahan hidup hingga dewasa, dengan usia rata-rata sekitar 40 tahun. Pasien dengan sindrom Rett disarankan untuk segera mencari pertolongan medis dan perawatan di bawah pengawasan dokter.