Obat antibiotik seperti penisilin, ampisilin, cefradine, dan cefotrizine dapat digunakan untuk infeksi saluran kemih pada kehamilan.
Infeksi saluran kemih rentan terjadi selama kehamilan karena perubahan struktur anatomi dan kadar hormon. Menurut klasifikasi obat untuk kehamilan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, obat diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu A, B, C, D, dan X. Seiring dengan meningkatnya kelas, risiko terhadap janin juga meningkat secara bertahap.
Oleh karena itu, disarankan agar obat dalam kehamilan harus digunakan dalam kategori A dan B. Sebagian besar ampisilin, cefradine, dan cefotrizine termasuk dalam obat kelas B dan dapat digunakan selama kehamilan.
Sementara itu, penelitian pada hewan dan percobaan terkontrol pada penggunaan ampisilin, seftriakson, dan sefotrizin selama kehamilan menunjukkan bahwa ampisilin, seftriakson, dan sefotrizin tidak menimbulkan efek samping ketika dikonsumsi selama kehamilan.
Jika Anda mengalami infeksi saluran kemih selama kehamilan, Anda harus minum obat seperti yang diresepkan oleh dokter Anda, dan tidak boleh menggunakan obat sendiri untuk menghindari konsekuensi yang serius.