Apa saja gejala penyakit paru obstruktif kronik?

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dapat menimbulkan gejala seperti batuk, dahak, sesak napas, sesak napas dan kehilangan nafsu makan.
1. Tahap awal penyakit: pasien biasanya tidak memiliki manifestasi klinis yang jelas.
2. Eksaserbasi penyakit: pasien akan mengalami batuk dan dahak. Batuk biasanya terlihat jelas di pagi hari. Jumlah dahak lebih banyak dari biasanya, warna dahak putih atau kuning, dan dahak lengket. Pasien mungkin juga mengalami gejala seperti sesak napas atau sesak napas saat mereka beraktivitas.
3. Tahap eksaserbasi penyakit: mengi, sesak dada, dan sesak napas dapat terlihat ketika melakukan hal-hal sederhana, seperti makan atau berpakaian.
4. Tahap lanjut penyakit: Pasien mungkin mengalami gejala seperti kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan kelelahan.
Beberapa pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik juga dapat mengalami kekurusan, kegelisahan, osteoporosis, dan pada kasus yang parah, hipoksia atau bahkan gagal jantung dan hipertensi pulmonal, seperti sianosis, edema dan koma.
Ketika gejala-gejala di atas terjadi, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk konsultasi dan perawatan tepat waktu di bawah bimbingan spesialis.