Perilaku bayi saat memasuki bulan keempat

Performa bayi yang memasuki bulan keempat biasanya tercermin dalam beberapa aspek seperti sosial dan emosional, bahasa dan komunikasi, perkembangan kognitif dan motorik. 1. Sosial dan emosional: Bayi yang memasuki bulan keempat sudah dapat tersenyum, terutama kepada orang lain, suka bermain dengan orang lain dan mungkin menangis ketika permainan berhenti, serta dapat menirukan tindakan dan ekspresi, seperti tersenyum atau mengerutkan dahi. 2. Bahasa dan komunikasi: Dalam bahasa dan komunikasi, bayi mulai mengoceh, mengoceh secara ekspresif dan menirukan suara yang mereka dengar, serta menangis dengan berbagai cara untuk mengekspresikan rasa lapar, sakit, atau lelah. 3. Kognisi: Perkembangan kognitif meliputi belajar berpikir dan memecahkan masalah, bayi dapat mengekspresikan apakah mereka senang atau sedih, memiliki empati emosional, dapat meraih mainan, dapat menggunakan tangan dan matanya, misalnya, ketika mereka melihat mainan, mereka dapat meraihnya, mata mereka dapat berpindah dari satu sisi ruangan ke sisi lain dengan objek tersebut, mereka dapat mengamati orang dari jarak dekat, dan dapat mengenali orang dan objek yang sudah dikenal dari kejauhan. 4. Perkembangan motorik: saat ini bayi dapat mengangkat kepalanya dengan mantap tanpa penyangga, menekan kakinya ke bawah secara otomatis saat kakinya berada di tanah, mulai berguling, memegang atau mengguncang mainan, mengayunkan mainan yang digantung, dan memasukkan tangannya ke dalam mulut. Ketika dalam posisi tengkurap, ia akan menopang dirinya dengan siku. Mungkin ada tanda dan gejala lain pada bulan keempat kehidupan, jadi disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin di klinik dokter anak pada waktu yang tepat.