Kemarahan dan tangisan pada awal kehamilan dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan janin. Pada awal kehamilan, janin berada pada tahap pertumbuhan dan perkembangan. Jika seorang wanita hamil sering marah dan menangis, hal itu dapat menyebabkan gangguan fungsi saraf otonom dan gangguan endokrin, maka hal itu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin, dan bahkan dapat menyebabkan keterbelakangan pertumbuhan janin dan pertumbuhan terhambat. Selama kehamilan, ibu hamil harus berusaha menjaga suasana hati yang optimis dan bahagia, kondisi pikiran yang tenang, menghindari ketegangan emosi dan kecemasan yang berlebihan, serta tidak sering marah dan menangis. Makanlah makanan yang lebih bergizi, perhatikan keanekaragaman makanan. Aktivitas yang sesuai, berhenti merokok dan minum alkohol, serta mengembangkan kebiasaan hidup yang baik sangat kondusif bagi kesehatan fisik ibu hamil serta pertumbuhan janin yang sehat.