Bagaimana cara kerja paru-paru?

1. Saluran udara paru-paru (saluran yang membawa gas) seperti pohon yang terbalik. Batang utamanya adalah trakea, yang darinya banyak cabang keluar, yang paling tipis disebut bronkus halus. Bronkus halus dibagi menjadi beberapa kelompok kantung udara, yang disebut alveoli. Setiap kantung udara kecil (alveoli) dikelilingi oleh pembuluh darah kecil (kapiler). 2. Paru-paru normal adalah organ yang elastis dan kenyal yang terdiri dari banyak kantung udara ini. Jaringan yang menghubungkan dan menyokong kantung-kantung udara kecil ini disebut interstitium. Bayangkan sebuah tong berisi balon, balon-balon tersebut adalah alveoli atau kantung udara dan area di mana balon-balon tersebut saling bersentuhan merupakan “interstitium”. 3. Oksigen dari udara luar dialirkan melalui saluran udara ke alveoli dengan bernapas, dan kemudian masuk ke dalam aliran darah melalui “celah” antara alveoli dan kapiler (yang disebut interstitium), sementara produk limbah seperti karbon dioksida juga meninggalkan aliran darah ke arah yang berlawanan melalui celah ini dan dikeluarkan dari tubuh. Laju pernapasan normal untuk bayi yang baru lahir biasanya 40-44 napas per menit, sedangkan untuk orang dewasa adalah 16-20 napas per menit, dan akan meningkat jika bayi mengalami gangguan emosional atau demam karena peradangan.