Hasil toleransi glukosa yang tinggi dengan glukosa darah puasa yang normal dapat mengindikasikan toleransi glukosa yang tidak normal, dan pasien disarankan untuk memperbaiki gejalanya melalui diet yang lebih baik, olahraga atau pengobatan. Toleransi glukosa yang tidak normal umumnya mengacu pada konsentrasi glukosa 7,8-11,1 mmol/L setelah 2 jam tes toleransi glukosa. 1. Diet: Pasien perlu makan makanan rendah gula, rendah garam dan rendah lemak, menghindari makanan yang mengandung terlalu banyak gula, serta tidak merokok dan alkohol. Promosikan makanan kecil, makanan teratur dan kuantitatif. Kurangi makan makanan yang mengandung gula, seperti susu kental manis dan manisan buah. 2. Olahraga: Orang dengan toleransi glukosa yang tidak normal harus memperkuat olahraga, yang dapat mempercepat konsumsi glukosa dalam tubuh, membantu mengontrol gula darah dan mempertahankan kisaran berat badan yang sehat. 3. Obat-obatan: Pasien dengan toleransi glukosa yang tidak normal juga dapat menggunakan voglibose, atau penghambat α-glukosidase lainnya di bawah bimbingan dokter, yang dapat menurunkan gula darah pasien dengan lebih efektif. Dianjurkan agar pasien dengan toleransi glukosa abnormal pergi ke rumah sakit tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan untuk menghindari penundaan.