Sistein yang tinggi adalah tanda dari penyakit apa

Pasien dengan homosistein tinggi lebih mungkin mengalami stroke, infark miokard, dan iskemia miokard dibandingkan orang normal, sehingga penting untuk mengobati pasien dengan hiperhomosisteinemia secara agresif. Pasien-pasien ini cenderung makan lebih sedikit buah dan sayuran hijau, sering mengonsumsi lebih sedikit protein hewani, dan makan lebih sedikit makanan rendah lemak, rendah kolesterol, dan rendah kalori. Gaya hidup yang buruk ini secara tidak langsung dapat menyebabkan peningkatan kadar homosistein, dan pasien disarankan untuk mengonsumsi 0,4-0,8 mg asam folat setiap hari jika perlu untuk membantu menurunkan kadar homosistein lebih lanjut. Ada jenis tekanan darah lain yang disebut hipertensi-H, yaitu hipertensi yang disertai hiperhomosisteinemia. Selain mengonsumsi obat antihipertensi yang sesuai, pasien hipertensi juga harus mengonsumsi suplemen asam folat tambahan untuk menurunkan tekanan darah mereka dengan lebih baik.