Pusing dan mati rasa pada kepala dapat disebabkan oleh kurang tidur baru-baru ini, atau penyakit serebrovaskular, gangguan otonom, dan penyebab lainnya.
1. Faktor fisiologis: insomnia baru-baru ini, kurang tidur, kualitas tidur yang rendah dapat menyebabkan pusing, mati rasa di kepala, juga dapat disertai dengan kelelahan, keletihan, hilang ingatan, kurang konsentrasi dan manifestasi lainnya.
2. Penyakit serebrovaskular: Penyakit serebrovaskular seperti arteriosklerosis serebral, infark serebral, dll. Juga dapat menyebabkan pusing dan mati rasa, yang dapat disertai dengan tinitus, penglihatan kabur, insomnia, kehilangan ingatan, hemiparesis, hemiplegia, hemiplegia, dan gejala lainnya.
3. Gangguan saraf otonom: Gangguan saraf otonom juga disebut gangguan saraf vegetatif, yang dapat menyebabkan pusing dan mati rasa di kepala, dan dapat disertai dengan jantung berdebar, sesak dada, sesak napas, kecemasan, lekas marah dan gejala lainnya.
Jika gejala pusing dan mati rasa terus berlanjut setelah faktor fisiologis disingkirkan, silakan berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk menghindari penundaan kondisi.