Laksatif dapat dicapai dengan mengatur kebiasaan makan, menggosok perut, dan menggunakan obat-obatan seperti pembuka botol dan laktulosa. 1. Sesuaikan kebiasaan makan: konsumsi lebih banyak buah dan sayuran yang kaya serat makanan dan kacang-kacangan yang kaya minyak, seperti jagung, sayuran hijau, seledri, apel, kacang pinus, dll. Serat makanan dapat meningkatkan gerakan peristaltik usus dan membantu pencernaan, dan minyak pada kacang-kacangan dapat meningkatkan kelembapan tinja, melembutkan tinja, dan mengurangi daya tahan usus, sehingga berperan sebagai pencahar. 2. Menekan dan menguleni perut: Anda dapat melakukan pijatan searah jarum jam, dengan lembut, berulang kali, sehingga telapak tangan dan kulit ari perut terasa panas, 10 menit sehari, sampai batas tertentu, dapat meningkatkan aktivitas usus, mempercepat buang air besar. 3. Pengobatan: Anda dapat mengonsumsi enema atau menggunakan obat-obatan seperti Keswel, laktulosa, dll., yang dapat merangsang dinding usus untuk menghasilkan rasa ingin buang air besar, dan juga dapat melumasi atau melunakkan tinja, sehingga lebih mudah dikeluarkan. Jika pasien mengalami gejala sembelit yang serius, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit, setelah penyebabnya jelas untuk mendapatkan pengobatan standar, bukan pengobatan pribadi.