Skizofrenia adalah penyakit mental yang serius, dan pengenalan yang cermat terhadap gejala awal skizofrenia sangatlah penting, dan deteksi dini serta intervensi pada skizofrenia telah dinilai sebagai pendekatan baru dan menjanjikan. Sebagian besar pasien sudah memiliki beberapa periode gejala awal gejala non-psikotik non-spesifik sebelum timbulnya psikosis. 1. Perubahan tidur: secara bertahap atau tiba-tiba menjadi sulit tidur, mudah terbangun atau tidak tidur nyenyak, mengalami mimpi buruk sepanjang malam, atau tidur berlebihan. 2. Perubahan emosional: orang tersebut menjadi acuh tak acuh secara emosional, kehilangan antusiasme sebelumnya, tidak peduli dengan kerabat, tidak memiliki komunikasi emosional yang tepat dan jauh dari teman, tidak tertarik pada hal-hal di sekitarnya, atau kehilangan kesabaran karena hal-hal sepele, sedih dan menangis atau gembira, dll. 3. Kelainan perilaku: perilaku berangsur-angsur menjadi aneh, tertutup atau tidak dapat dimengerti, lebih suka menyendiri, tidak nyaman mengejar lawan jenis, tidak mengenal rasa malu, berbicara dan tertawa sendiri, hidup malas, linglung dan linglung, tidur dengan kepala tertutup, berkeliaran di luar, tidak pulang ke rumah pada malam hari, dll. 4. Sensitif dan curiga: sangat peka terhadap segala sesuatu, mengaitkan beberapa hal biasa di sekitarnya dengan dirinya, mengira semua itu ditujukan kepadanya. Misalnya, jika seseorang berbicara dengannya, mereka berpikir bahwa mereka sedang membicarakannya; jika seseorang sesekali menatapnya, mereka berpikir bahwa mereka bersikap tidak baik. Beberapa bahkan berpikir bahwa isi radio, televisi, dan surat kabar terkait dengannya, dan mereka memperhatikan apa yang mereka katakan dan memperhatikan setiap gerakan orang lain. Beberapa berpikir bahwa seseorang mencoba menyakitinya dan takut untuk minum, makan atau tidur, dan beberapa berpikir bahwa kekasih mereka tidak setia kepada mereka dan melakukan penguntitan. 5, perubahan kepribadian: orang yang semula lincah dan ceria, ramah, menjadi pendiam, duduk sendiri sepertinya memikirkan masalah, tidak berinteraksi dengan orang lain; orang yang selalu bersih dan tajam menjadi tidak terawat, hidup malas, disiplin longgar, tidak fokus; aturan asli orang menjadi sering terlambat, lebih awal, ketidakhadiran yang tidak dapat dijelaskan, pekerjaan ceroboh, tidak peduli dengan kritik; orang yang semula rajin dan hemat, menjadi boros dan boros Orang yang tadinya hemat menjadi boros, dan tidak tertarik pada hal-hal yang sangat menarik baginya. 6, ekspresi bahasa tidak normal: dengan topik percakapannya tidak banyak, pernyataan sederhana, konten monoton, isi percakapan tidak memiliki pusat atau dalam percakapan untuk mengatakan beberapa konten dengan percakapan tidak relevan, sehingga orang tidak dapat memahami, merasa bahwa upaya percakapan atau tidak dapat dijelaskan, atau berbicara dengan diri mereka sendiri, berulang kali mengulangi konten yang sama, dll. 7. Lepas dari kenyataan: memanjakan diri dalam fantasi, melamun. Halusinasi atau delusi dapat terjadi.