Nyeri rompi dada sesak dapat berupa infark miokard, koarktasio aorta, perikarditis akut, perforasi lambung, dan sebagainya. 1. Angina pektoris: gejala yang paling umum adalah nyeri, lokasi nyeri dapat berupa area prekordial, perut bagian atas dan bahkan menjalar ke rahang, punggung, dll., dan sifat nyeri dapat berupa tekanan. Gejala gastrointestinal seperti mual dan muntah juga dapat terjadi. 2. Koarktasio aorta: nyeri dada sangat hebat di awal, menimbulkan nyeri yang merobek, sering menjalar ke dada, tulang rusuk, pinggang, dll., dan dapat terjadi perbedaan yang signifikan pada tekanan darah tungkai atas secara bilateral. 3. Perikarditis akut: dapat timbul rasa sakit yang parah dan terus-menerus di daerah prekordial, yang diperparah oleh pernapasan dan batuk. 4. Perforasi lambung: nyeri epigastrium yang parah dapat terjadi, dan pada beberapa pasien, nyeri dapat dimanifestasikan sebagai nyeri prekordial, dll. Jika terus berkembang, dapat menyebabkan peritonitis dan syok. Nyeri rompi dada sesak dan gejala lainnya dapat disebabkan oleh banyak penyakit, jika tidak nyaman, silakan berkonsultasi dengan dokter tepat waktu.