Sebagai prosedur yang paling modis untuk pengangkatan diskus, operasi transforaminal merupakan terobosan dalam pengobatan diskus intervertebralis karena memungkinkan pengangkatan jaringan diskus secara langsung yang efektif sekaligus memaksimalkan invasif minimal. Namun demikian, seperti prosedur klasik lainnya, pendekatan bedah ini memiliki kelebihan dan kekurangan: I. Kelebihan: 1. Invasif minimal. Sayatannya 7 mm, jaringan lunak minimal invasif dan struktur tulang dipertahankan utuh. 2. Beroperasi di bawah penglihatan langsung. Melalui sistem endoskopik, bidang penglihatan bedah ditampilkan dengan jelas pada layar definisi tinggi, dan setiap langkah operasi diselesaikan di bawah penglihatan langsung untuk memastikan keamanan. 3. Anestesi lokal. Komunikasi dengan pasien selama operasi berlangsung. Pasien yang tidak dapat mentoleransi anestesi umum juga dapat menjalani perawatan bedah. 4. Hasil langsung. Pada akhir operasi, pasien dapat merasakan efek pengobatan dan dapat turun ke lantai setelah beberapa jam. Kekurangan: Tidak semua kasus cocok untuk jenis pembedahan ini. Pasien dengan stenosis foraminal, pengerasan cakram, ketidakstabilan lumbar, dan stenosis tulang belakang tidak dianjurkan atau tidak dapat dioperasi. Seperti semua pengangkatan diskus sederhana lainnya, kemungkinan kekambuhan ada, tetapi tingkat kekambuhannya kurang dari 1%.