Pengobatan hiperplasia prostat memiliki peran penting, dan pengobatan yang berbeda perlu dipilih sesuai dengan tingkat perkembangan penyakit pasien serta gejala klinis tertentu.
1. Jika pasien berada dalam tahap akut hiperplasia prostat terjadi retensi urin, perlu segera memberikan pengobatan kateterisasi, untuk meringankan gejala retensi urin.
2. Jika hiperplasia prostat ringan, tingkat obstruksi saluran kemih ringan, perkembangan lesi lambat, dan tidak disertai komplikasi yang jelas, Anda dapat memilih untuk minum obat oral, seperti terazosin, finasteride, dan sebagainya.
3. Jika pasien mengalami hiperplasia prostat sedang atau berat, gejala obstruksi saluran kemih sangat mempengaruhi kehidupan dan pekerjaan, atau pengobatan oral tidak bekerja dengan baik, Anda dapat memilih perawatan bedah seperti reseksi transuretra prostat untuk meringankan gejalanya.
Jika ditemukan hiperplasia prostat, disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis tepat waktu, pengobatan standar, dan tidak melakukan pengobatan sendiri.