Berhenti merokok secara tiba-tiba setelah 30 tahun merokok dapat menyebabkan sakit kepala, insomnia, dan masalah konsentrasi dalam jangka pendek, tetapi masalah ini biasanya hilang setelah dua hingga tiga bulan. Secara keseluruhan, berhenti merokok secara tiba-tiba setelah 30 tahun merokok adalah hal yang baik bagi tubuh.
Merokok tidak hanya berdampak pada saluran pernapasan, yang dapat menyebabkan bronkitis kronis, penyakit paru obstruktif kronik, dan kanker paru-paru, tetapi juga pada kardiovaskular, serebrovaskular, dan saluran pencernaan.
Tembakau mengandung nikotin yang bersifat adiktif, sehingga orang yang telah merokok selama tiga puluh tahun dan tiba-tiba berhenti merokok akan mengalami ketergantungan tembakau dan gejala putus zat nikotin, seperti sakit kepala, insomnia, gelisah, lekas marah, dan kurang konsentrasi. Gejala-gejala ketidaknyamanan dapat terjadi pada tahap awal berhenti merokok, tetapi akan berkurang setelah dua hingga tiga bulan, jadi tidak perlu terlalu khawatir.
Disarankan untuk menggunakan metode ilmiah untuk berhenti merokok dengan bantuan profesional.