Apa yang salah dengan keasaman dan mulas setelah minum?

Rasa asam, kembung, dan mulas setelah minum alkohol mungkin terkait dengan faktor-faktor seperti stimulasi alkohol pada mukosa lambung, sekresi asam lambung yang berlebihan, dan relaksasi sfingter kardia.
1. Alkohol merangsang mukosa lambung: setelah alkohol masuk ke dalam lambung, alkohol dapat secara langsung merangsang mukosa lambung, mengakibatkan mukosa lambung tersumbat, edema, dan juga menyebabkan vasodilatasi di bawah mukosa. Fungsi pencernaan dan penyerapan gastrointestinal menjadi buruk, akan terasa kembung, asam lambung. Sekresi asam lambung yang berlebihan dapat menyebabkan refluks dan nyeri ulu hati.
2. Sekresi asam lambung yang berlebihan: alkohol meningkatkan sekresi asam lambung dan pepsin, dan sekresi asam lambung yang berlebihan memperburuk kemacetan dan edema selaput lendir lambung, dan pepsin dapat mencerna selaput lendir lambungnya sendiri, dan terjadi kerusakan selaput lendir lambung, yang dapat menyebabkan distensi lambung, asam lambung, dan sensasi mulas.
3. Relaksasi sfingter kardia: dalam keadaan normal, sfingter kardia tertutup untuk mencegah isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan, dan akan rileks hanya saat makan. Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan perut kembung. Alkohol dapat menyebabkan sfingter kardia rileks, sehingga isi lambung yang sangat asam mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan keasaman lambung dan nyeri ulu hati.
Perut terasa asam, kembung dan mulas setelah minum alkohol juga dapat disebabkan oleh alasan lain, dan disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan agar tidak menunda kondisi tersebut.