Pasien asam urat boleh makan sachima, biasanya makan dalam jumlah sedang tidak akan menyebabkan terlalu banyak efek buruk pada kondisi tersebut.
Asam urat adalah penyakit metabolik kronis, terutama terkait dengan kelainan metabolisme purin, jadi bagi penderita asam urat, perlu membatasi asupan jeroan hewan, makanan laut, bir, dan makanan tinggi purin lainnya secara ketat, selain membatasi asupan makanan tinggi fruktosa.
Sachima terutama terbuat dari pati, tepung, gula, dll. Kandungan purin pada bahan sachima rendah, sehingga penderita asam urat yang mengonsumsi sachima dalam jumlah sedang tidak akan menyebabkan fluktuasi yang signifikan pada kadar asam urat dalam tubuh. Tetapi sachima termasuk makanan penutup yang tinggi gula dan tinggi kalori, pasien asam urat tidak boleh makan terlalu banyak.
Pasien asam urat disarankan untuk mengonsumsi produk susu, sayuran, buah-buahan dan makanan rendah purin lainnya, menjaga pola makan yang sehat, olahraga yang tepat, minum lebih banyak air.
Dianjurkan agar pasien asam urat pergi ke rumah sakit, di bawah bimbingan dokter untuk menstandarisasi diagnosis dan pengobatan.