Pengobatan intervensi untuk penyempitan esofagus jinak dan ganas

Pendahuluan Striktur esofagus diklasifikasikan berdasarkan sifatnya sebagai striktur jinak atau ganas. Setiap penyebab striktur esofagus menyebabkan kesulitan menelan. Untuk waktu yang lama, tidak ada pengobatan paliatif yang lebih baik daripada nutrisi intravena dan fistula untuk pasien yang tidak dapat dioperasi, yang seringkali sangat menderita dan memiliki kualitas hidup yang sangat menurun. Terapi intervensi menawarkan pendekatan baru terhadap manajemen klinis, dengan pelebaran balon dan pemasangan stent sebagai andalannya, yang keduanya dilakukan melalui lumen fisiologis normal dan tidak terlalu invasif bagi pasien. Keuntungan Pelebaran balon dan pemasangan stent memungkinkan pasien untuk melanjutkan makan segera setelah perawatan, meningkatkan kualitas hidup dan tingkat kelangsungan hidup. Kedua intervensi ini mudah dilakukan, mudah dikuasai, diposisikan secara akurat, memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan cepat dilakukan. Pasien hanya mengalami sedikit rasa sakit dan prosedur ini biasanya hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Aplikasi klinis Pelebaran balon atau pemasangan stent sementara dapat dilakukan untuk stenosis jinak setelah luka bakar kimiawi, refluks esofagitis, radioterapi, pembedahan, trauma atau cedera yang disebabkan oleh benda asing, dan inkontinensia kardia. Untuk stenosis yang disebabkan oleh tumor esofagus jinak atau ganas, atau tumor mediastinum yang menekan esofagus, pemasangan stent permanen diindikasikan.