Neuralgia trigeminal memiliki reputasi sebagai “rasa sakit nomor satu di dunia”, dan meskipun tidak mengancam jiwa, namun bisa sangat menyiksa. Dokter mendiagnosis neuralgia trigeminal hanya berdasarkan gejala yang dilaporkan sendiri oleh pasien, dan tes seperti MRI hanya merupakan bantuan untuk diagnosis. Oleh karena itu, dokter yang berpengalaman dapat membuat diagnosis yang jelas dengan mengajukan 6 pertanyaan berikut melalui telepon. Faktanya, satu pertanyaan adalah titik diagnostik, dan semakin tinggi tingkat kepatuhan, semakin pasti diagnosisnya. Pertanyaan spesifiknya adalah sebagai berikut: 1. Lokasi nyeri: terletak di dalam area persarafan saraf trigeminal. Khususnya, wajah, lidah, gigi, mukosa mulut, rongga hidung dan saluran pendengaran eksternal. 2. Sifat rasa sakit: sering digambarkan sebagai rasa sakit yang parah seperti tersengat listrik, seperti tertusuk jarum atau seperti pisau. 3. Karakteristik kejang: paroksismal, beberapa kali sehari, selama beberapa detik setiap kali dan secara bertahap memburuk dan memanjang. Kemudian, ini bisa berupa tipe continuous-burst. 4. Titik pemicu: kontak dengan area tertentu dapat memicu serangan rasa sakit, seperti menyikat gigi atau mencuci muka. 5.Faktor yang mempengaruhi: pengerahan tenaga, kegembiraan, dingin, posisi kepala dan faktor lainnya dapat memperburuk rasa sakit. 6.Pengobatan: Pemberian karbamazepin lebih awal adalah efektif.