Granuloma tidak disebabkan oleh api, tetapi oleh infeksi stafilokokus, terutama Staphylococcus aureus. Faktor predisposisi umumnya dikaitkan dengan kebersihan kelopak mata yang buruk, mengucek mata dengan tangan, blefaritis, dan kondisi periokular lainnya. 1. Kebersihan kelopak mata yang buruk: kebersihan kelopak mata yang buruk, seperti tidak menghapus riasan dalam waktu yang lama atau menggunakan kosmetik dan krim mata yang telah kedaluwarsa. 2. Menggosok mata dengan tangan: Menggosok mata dengan tangan yang kotor atau tidak higienis juga dapat memicu terjadinya granuloma, yang umum terjadi pada anak-anak. 3. Blepharitis dan penyakit periokular lainnya: Penyakit pada area periokular, seperti blepharitis, juga dapat menyebabkan granuloma. Blefaritis dapat menyebabkan iritasi mata, seperti robek, fotofobia, dll. Jika kornea tertekan oleh granuloma, hal ini juga dapat memengaruhi fungsi penglihatan. Setelah granuloma terjadi, Anda harus segera pergi ke rumah sakit, di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.