Dada bayi yang tinggi mungkin merupakan fenomena fisiologis tertentu, mungkin juga merupakan manifestasi dari gejala penyakit tertentu, seperti rakhitis, dll., harus konsultasi tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebabnya. 1. Faktor fisiologis: mungkin karena dada bayi lebih bulat dan akan terlihat lebih menonjol. Umumnya selama tepi bawah tulang rusuk bayi tidak tampak tonjolan seperti manik-manik, biasanya merupakan fenomena yang normal. 2. Rakhitis: Rakhitis dapat menyebabkan dada ayam, yang merupakan kelainan bentuk dinding dada yang umum terjadi pada masa kanak-kanak, yang sering dimanifestasikan sebagai tulang dada yang menonjol ke depan dan tulang rawan kosta serta tulang rusuk yang berdekatan cekung. Ini berarti bahwa tulang memiliki kelainan dalam metabolisme kalsium dan fosfor, yang mengakibatkan pertumbuhan tulang yang buruk. Namun, gejala ini saja tidak cukup untuk mendiagnosis penyakit ini, dan mungkin ada faktor lain yang terlibat. Para orang tua disarankan untuk membawa bayi mereka ke dokter untuk diagnosis dan perawatan jika penyebab fisiologis disingkirkan.