1. Sayuran tidak menyebabkan homeostasis rangsang saraf: sayuran tidak menyebabkan pasien muncul pelepasan glutamat meningkat, pelepasan asam γ-aminobutirat menurun perubahan patologis, sehingga sayuran tidak menyebabkan gejala homeostasis rangsang saraf, pasien epilepsi tidak perlu khawatir sayuran akan menyebabkan kejang. 2. Sayuran tidak menyebabkan proliferasi glial: proliferasi glial, aktivasi astrosit merupakan faktor kunci dalam perkembangan epilepsi, karena sayuran tidak dapat menyebabkan perubahan proliferasi glial, sehingga pasien epilepsi tidak perlu takut sayuran akan menyebabkan kejang. 3. Sayuran tidak mengandung zat epileptogenik seperti kafein, kokain dan alkohol: kokain, kafein dan alkohol dapat menyebabkan kejang, sedangkan sayuran tidak mengandung bahan kimia di atas, sehingga pasien tidak perlu khawatir sayuran akan menyebabkan kejang. Makan sayuran untuk pasien epilepsi tidak akan berdampak buruk pada pengendalian epilepsi, dan pasien disarankan untuk tidak mendengarkan klaim yang tidak ilmiah.