Bayi berusia tiga tahun yang mengamuk dan berteriak-teriak, terutama karena disiplin orang tua yang tidak tepat, ADHD pada anak, rakhitis, dan alasan lainnya. 1. Kontrol orang tua yang tidak tepat: terutama karena memanjakan, lingkungan tempat tinggal yang buruk, pendidikan yang salah, dan penyebab lain dari amukan dan kepribadian berteriak pada anak. 2. ADHD Pediatrik: juga dikenal sebagai Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), merupakan gangguan perkembangan saraf yang umum terjadi pada masa kanak-kanak. Gangguan ini dapat menyebabkan ketidakstabilan emosi dan mudah merasa senang berlebihan, yang dapat menyebabkan amukan dan teriakan. 3. Rakhitis: Merupakan penyakit kronis yang terutama ditandai dengan lesi tulang yang disebabkan oleh metabolisme kalsium dan fosfor yang tidak normal serta gangguan penulangan karena berbagai faktor. Pada anak usia dini, keringat berlebih, kebotakan di bagian oksipital, mudah marah dan gejala lainnya, yang dapat menyebabkan fenomena tantrum dan berteriak-teriak. Disarankan ketika bayi berusia tiga tahun mengalami amukan dan berteriak, ia harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan agar tidak menunda kondisinya.