Dalam praktik klinis, pasien dapat membuang kotoran yang muncul di dalam pusar, tetapi prosedur yang benar harus diikuti. Pertama, pusar pasien harus dibasahi dengan larutan garam, yang akan memungkinkan kotoran meresap. Kedua, kapas harus digunakan untuk mengangkat kotoran dengan lembut. Terakhir, setelah setiap pengangkatan, pusar pasien harus didesinfeksi dengan disinfektan iodofor, yang bermanfaat bagi kesehatan pusar pasien. Jika pusar pasien terinfeksi, pasien tidak boleh mengobatinya sendiri dan harus dirawat di bawah bimbingan seorang profesional medis, misalnya, dengan antibiotik, seperti antibiotik spektrum luas, untuk memerangi infeksi. Penting untuk memperkuat pengobatan pusar dengan mengganti obat agar pasien dapat pulih.