Jika seorang anak berusia tujuh tahun mengalami astigmatisme, biasanya ini termasuk dalam astigmatisme fisiologis, yang juga relatif umum terjadi pada anak-anak. Rencana perawatan untuk kondisi ini tergantung pada derajat astigmatisme. Jika derajat astigmatisme sangat kecil, misalnya, hanya 25 derajat atau 50 derajat, itu tidak akan berpengaruh pada perkembangan penglihatan anak, sehingga biasanya tidak perlu diobati dan tidak perlu terlalu diperhatikan. Namun, jika derajat astigmatisme relatif besar, misalnya lebih dari 100 derajat atau bahkan lebih tinggi, maka akan memiliki tingkat dampak yang berbeda pada penglihatan anak, dalam hal ini perlu dilakukan perbaikan penglihatan melalui berbagai metode korektif sedini mungkin, hanya dengan cara ini anak dapat melihat dengan jelas, menjaga kualitas penglihatan yang jelas, dan juga menghindari pembentukan ambliopia.