Bantalan bantal tidak mencegah dengkuran dan dapat menjadi kontraproduktif serta memperparah dengkuran.
Akar penyebab mendengkur adalah penyempitan rongga hidung, rongga tenggorokan dan saluran napas bagian atas lainnya yang disebabkan oleh pernapasan akibat percepatan aliran udara, sehingga mendorong selaput lendir saluran napas bagian atas menghasilkan getaran yang tidak beraturan, sehingga muncul suara dengkuran. Jika bantal terlalu tinggi, hal ini dapat memperparah penyempitan jalan napas dan memperburuk dengkuran.
Mendengkur lebih sering terjadi pada pasien obesitas, atau pada rinitis kronis, hipertrofi turbinat, hipertrofi amandel, kelainan bentuk rahang kecil, stenosis rongga faring, dan penyakit lainnya. Ketika pasien mendengkur tidur, disarankan agar bantal diturunkan, sehingga kepala dapat lebih terentang ke belakang, yang kondusif untuk membuka jalan napas. Atau gunakan posisi berbaring menyamping untuk beristirahat, agar tidak jatuh ke belakang dari lidah.
Jika ada dengkuran, disarankan juga untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk pemeriksaan dan perawatan. Biasanya diet ringan, penurunan berat badan, pengendalian berat badan.