Berkeringat banyak tanpa suplementasi makanan yang mengandung kalium tepat waktu dapat menyebabkan kekurangan kalium, yang termasuk kehilangan kalium melalui kulit, selain kehilangan kalium melalui ginjal, seperti asidosis tubulus ginjal, poliuria gagal ginjal akut, dan penyakit lainnya, atau melalui saluran pencernaan, seperti muntah dan diare yang disebabkan oleh gastroenteritis akut, maag, dan sebagainya. 1. Kehilangan kalium melalui kulit: Keringat mengandung kalium yang relatif sedikit, dan biasanya keringat dalam jumlah kecil tidak menyebabkan kekurangan kalium. Namun, jika Anda bekerja dalam waktu yang lama di bawah suhu tinggi, keringat dalam jumlah besar akan keluar melalui kulit, yang dapat menyebabkan kekurangan kalium. 2. Kehilangan kalium melalui ginjal: penyakit ginjal tertentu seperti asidosis tubulus ginjal, gagal ginjal akut dengan poliuria, dll.; atau penyakit endokrin seperti aldosteronisme primer, sindrom Cushing, dll.; atau penggunaan diuretik seperti furosemid dan hidroklorotiazid. 3. Kehilangan kalium melalui saluran pencernaan: penyakit pencernaan seperti gastroenteritis akut, maag dan penyebab lain dari muntah, diare, dll.; atau asupan kalium yang tidak mencukupi, seperti pilih-pilih makanan, anoreksia, dan penurunan berat badan. Ada banyak penyebab kekurangan kalium, dan penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengidentifikasi penyebab kekurangan kalium dan memilih tindakan pengobatan yang tepat. Jika ada rasa tidak nyaman, segera konsultasikan dengan dokter.