Apa yang dimaksud dengan “degenerasi makula terkait usia”?

   Apakah makula Anda ‘semakin tua’?  Banyak pasien memiliki kesalahpahaman bahwa “makula” adalah kelainan yang terjadi seiring bertambahnya usia. Pasien sering bertanya, “Dokter, apakah saya memiliki makula tua? Faktanya, makula adalah struktur normal dalam retina mata, yang terletak di bagian tengah retina, dan merupakan lokasi yang paling sensitif dan utama untuk ketepatan visual dan pengenalan warna. “Makula tua” yang disebut oleh pasien sebagai “degenerasi makula terkait usia” adalah suatu bentuk degenerasi makula.  Apa yang dimaksud dengan “degenerasi makula terkait usia”?  Degenerasi makula terkait usia (AMD), yang juga dikenal sebagai degenerasi makula terkait usia, adalah salah satu penyebab utama kerusakan permanen pada penglihatan orang berusia di atas 45 tahun. Seiring dengan meningkatnya standar hidup masyarakat kita dan struktur usia penduduk yang semakin menua, AMD telah menjadi salah satu penyakit mata yang umum terjadi di Tiongkok. Terdapat dua jenis AMD: atrofi (kering) dan eksudatif (basah).  Apa saja manifestasi utama AMD?  Kehilangan penglihatan: Makula adalah tempat di mana orang melihat paling tajam, dan lesi di sini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang serius. Distorsi penglihatan: Hal ini terlihat sebagai pembengkokan garis lurus ketika melihat objek lurus. Perubahan warna: Perubahan warna pada suatu benda. Sebagian orang melihat bagian tengah benda yang menggelap, atau bahkan menghitam, sementara yang lainnya melihat bagian tengah benda berubah menjadi hitam-putih, biru, merah, dll. Bayangan gelap di bagian tengah: Bayangan gelap di bagian tengah mata yang tidak berubah posisi seiring dengan perputaran mata, dan biasanya berada di bagian tengah. Timbulnya penyakit ini bisa cepat atau lambat: beberapa pasien degenerasi makula mengalami kehilangan penglihatan secara perlahan dengan distorsi dan perubahan warna pada objek visual; beberapa pasien mengalami perdarahan fundus secara tiba-tiba, yang timbulnya sangat cepat dan sering kali tidak dapat melihat apa pun dalam waktu satu atau dua hari.  Apa saja penyebab AMD?  Usia hanyalah salah satu penyebab AMD, tetapi juga terkait dengan sejumlah faktor seperti etnis, hipertensi, penyakit jantung koroner, merokok, nutrisi, kerusakan akibat sinar matahari, dan riwayat keluarga.  Pengobatan dan pencegahan AMD Tidak ada metode pencegahan khusus untuk AMD, tetapi fokusnya adalah pada “deteksi dini dan pengobatan dini” dan perhatian medis yang cepat harus dicari ketika gejala-gejala di atas muncul. Saat ini, pilihan pengobatan utama adalah terapi anti-VEGF, terapi laser, terapi PDT, dan pembedahan, yang didasarkan pada pemeriksaan fundus dan pencitraan mata pasien. Selain itu, pola makan dan gaya hidup sehat harus dipromosikan, dengan mengurangi makanan berlemak tinggi, mengontrol tekanan darah dan gula darah secara teratur, tidak merokok dan mengurangi alkohol, serta kacamata hitam untuk mencegah kerusakan akibat sinar matahari.