Pil kontrasepsi umumnya tidak mencegah perlekatan rahim, yang dapat dicegah dengan menghindari beberapa operasi kandungan, infeksi, dan sebagainya.
Pil kontrasepsi dapat menghambat ovulasi atau mengubah sifat lendir serviks, tetapi tidak dapat mencegah perlengketan rahim.
Perlengketan rahim adalah penutupan sebagian atau seluruh rongga rahim, yang dapat secara serius mempengaruhi fungsi reproduksi pasien. Kerusakan mekanis rongga rahim, infeksi, aborsi berulang, operasi rahim dapat menyebabkan terjadinya perlengketan rongga rahim.
Memperhatikan kebersihan seksual, menghindari kehamilan yang tidak diinginkan, operasi kandungan berulang kali, dan infeksi pada sistem reproduksi dapat membantu mencegah terjadinya perlengketan rahim.