Pengobatan eksim pada anak-anak

  1, anak relatif kecil, pertumbuhan dan perkembangannya belum matang, berbagai enzim pencernaan yang dihasilkan kurang, sehingga bayi makan ke dalam makanan tidak dapat sepenuhnya tubuh membutuhkan molekul kecil peptida, tetapi pembentukan molekul semi-besar peptida, stimulasi terus menerus dari sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan eksim berulang.  2. Bayi secara langsung alergi terhadap komponen protein dari makanan tertentu.  Solusi: Tes darah untuk intoleransi makanan dan alergen, pencegahan dan pengobatan yang ditargetkan untuk intoleransi atau alergi yang teridentifikasi, sebagian besar eksim akan sembuh dengan cepat. Selain itu, seiring bertambahnya usia bayi, enzim pencernaan beberapa bayi secara bertahap meningkat dan eksim akan berkurang atau sembuh sekitar usia 2 tahun.  Eksim Kontak sebagian besar terkait dengan kontak dengan kosmetik bayi, pakaian, mainan dan tungau tempat tidur.  Solusinya: jangan gunakan kosmetik. Cuci pakaian dengan sabun, bukan detergen bubuk. Buang mainan yang mencurigakan atau lihat saja, bersihkan tempat tidur di rumah, dll.  Eksim telah mengembangkan rasa gatal yang jelas dan anak pasti akan menggaruk, membuatnya semakin parah. Anda dapat menggunakan salep yang mengandung hormon terlebih dahulu, lalu kurangi jumlah pemakaiannya dari hari ke hari, dari dua kali sehari, sekali sehari, dua hari sekali, tiga hari sekali, dsb., dan di antaranya, gunakan minyak wangi yang lebih aman, dsb. sebagai gantinya.  Namun, orang tua harus memperhatikan bahwa bayi dengan eksim adalah alergi. Banyak bayi memiliki gejala alergi lain yang secara bertahap muncul selama timbulnya eksim, atau ketika eksim telah sembuh, seperti mata gatal berulang, hidung, bersin, pilek, hidung tersumbat, gatal-gatal, mengi, dll. Jadi, waspadalah terhadap timbulnya penyakit alergi pada sistem pernafasan, rinitis alergi/ mengi, dan segera cari pertolongan medis dan pengobatan untuk gejala apa pun.