Apa yang salah dengan gula darah postprandial yang tinggi dan gula darah puasa yang normal?

Glukosa darah postprandial yang tinggi dan glukosa darah puasa yang normal dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat, atau dapat disebabkan oleh toleransi glukosa yang tidak normal atau diabetes.
1. Pola makan yang tidak tepat: Jika fungsi pankreas pasien normal, tetapi ia makan terlalu banyak makanan bergula atau bertepung dalam satu waktu, seperti mie, bubur nasi, kue, biskuit, dan lain-lain, ia mungkin memiliki glukosa darah puasa yang normal, tetapi glukosa darah postprandial tinggi.
2. Toleransi glukosa abnormal: pasien dengan glukosa darah puasa 3,9-6,1 mmol/L dan glukosa darah postprandial 2 jam 7,8-11,1 mmol/L, menunjukkan bahwa kemampuan tubuh untuk mengatur konsentrasi glukosa darah tidak normal, dan dapat dianggap bahwa pasien memiliki toleransi glukosa yang abnormal.
3. Diabetes mellitus: Jika glukosa darah puasa pasien adalah 3,9 ~ 6,1 mmol/L, dan glukosa darah postprandial 2 jam adalah ≥11,1 mmol/L, dan jika ada gejala khas diabetes mellitus pada saat yang sama, atau glukosa darah postprandial 2 jam adalah ≥11,1 mmol / L pada hari yang bukan hari yang sama, dapat dianggap bahwa pasien menderita diabetes mellitus.
Jika gula darah pasien tidak normal, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk mendapatkan perawatan, dan kemudian melakukan perawatan yang tepat setelah diagnosis yang jelas.