Hasil tes enam hormon pria yang positif sering kali mengindikasikan sistem reproduksi pria yang normal. Enam hormon pria meliputi hormon luteinising, hormon perangsang folikel, estradiol, progesteron, testosteron, dan prolaktin. Hormon yang berbeda disekresikan oleh organ fungsional yang berbeda, sehingga tes ini dapat menentukan apakah hormon seorang pria tidak normal. Secara umum, hormon diproduksi oleh kelenjar hipofisis, hipotalamus, gonad, dan struktur lainnya, dan kelainan hormon merupakan cerminan langsung dari apakah struktur gonad ini berfungsi dengan baik atau tidak. Sebagai contoh, kadar testosteron yang rendah dapat menyebabkan libido yang rendah dan karakteristik seksual sekunder yang kurang berkembang. Untuk alasan ini, tes ini dapat digunakan sebagai alat bantu diagnostik untuk beberapa penyakit. Tes normal 6 hormon pria menunjukkan bahwa indikator kesuburan seorang pria relatif baik. Untuk menjaga kesehatan yang baik dan kadar hormon yang normal, ia dapat terus mempertahankan gaya hidup yang baik dan meletakkan dasar yang baik untuk egenetika di masa depan.