Polip usus memiliki kemungkinan tertentu untuk menjadi kanker, dan ada hubungan antara jumlah polip, ukuran polip, dan tipe patologis polip.
Semakin banyak jumlah polip usus, semakin besar ukuran polip usus, dan semakin buruk jenis patologisnya, semakin tinggi kemungkinan terjadinya kanker. Secara umum, jika polip usus dibiarkan berkembang tanpa pengobatan, kelenjarnya akan disertai dengan hiperplasia heterotrofik, dan jika hiperplasia heterotrofik yang parah terjadi, maka akan mudah untuk berkembang menjadi kanker.
Rangsangan yang terus menerus juga akan membuat polip bertambah besar dan berkembang biak, yang akan menyebabkan gejala ulserasi dan erosi polip usus serta meningkatkan kemungkinan terjadinya perubahan menjadi kanker. Oleh karena itu, ketika pasien memiliki polip usus, polip usus harus dideteksi dan diangkat sedini mungkin untuk menghindari perubahan yang ganas dan mengurangi kemungkinan terjadinya kanker.