Kelangsungan hidup biasanya tidak terpengaruh pada sebagian besar pasien dengan infark serebral lakunar dan prognosis penyakit ini umumnya baik, dengan angka kematian dan kecacatan yang rendah. Infark lakunar adalah sindrom klinis di mana arteri kecil di belahan otak atau batang otak bagian dalam mengalami gangguan pada dinding pembuluh darah akibat hipertensi jangka panjang dan faktor risiko lainnya, yang pada akhirnya menyebabkan oklusi lumen, sehingga terjadi nekrosis iskemik pada jaringan otak di arteri yang memasok darah dan mengakibatkan defisit neurologis. Biasanya terjadi pada lansia, sebagian besar pasien memiliki riwayat hipertensi dan tiba-tiba mengalami hemiparesis atau hemianestesia. Gejalanya biasanya ringan, tanda-tandanya sederhana, prognosisnya baik dan harapan hidup pasien biasanya tidak terpengaruh. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa penyakit ini memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi dan serangan berulang dapat menyebabkan infark serebral lakunar multipel, yang dapat menyebabkan penurunan kognitif, gangguan mental, disartria, serta inkontinensia urin dan feses. Prinsip pengobatan untuk infark serebral lakunar serupa dengan prinsip pengobatan untuk infark serebral, termasuk kontrol aktif faktor risiko, agregasi anti trombosit dan anti aterosklerosis. Selain itu, gaya hidup yang baik, tidak merokok dan alkohol, diet rendah garam dan rendah lemak, serta meningkatkan aktivitas fisik yang sesuai dapat membantu mengurangi kemungkinan kambuhnya penyakit ini.