Anak yang tidak buang air besar selama 3 hari dapat disebabkan oleh disbiosis flora usus, kebiasaan buang air besar yang tidak normal, dan penyebab penyakit. 1. Disbiosis flora usus: Jika makanan anak mengandung banyak protein dan karbohidrat yang tidak mencukupi, flora usus akan berubah secara sekunder. Proses fermentasi isi usus berkurang, tinja mudah kering dan terjadi sembelit, sehingga tidak akan buang air besar selama 3 hari. Flora usus mulut dapat diatur oleh Lactobacillus acidophilus dan Bacillus subtilis. 2. Kebiasaan buang air besar yang tidak normal: kehidupan yang tidak teratur, atau orang tua tidak memberikan anak untuk menumbuhkan kebiasaan buang air besar yang benar, akan menyebabkan buang air besar tidak membentuk refleks yang terkondisi sehingga membuat anak sembelit. Mungkin juga ada anak yang menahan buang air besar dalam waktu yang lama, yang dapat menyebabkan kelemahan otot usus dan menyebabkan sembelit fungsional. 3. Penyebab penyakit: misalnya, intususepsi, yang sebagian besar terlihat pada anak di bawah 2 tahun, disebabkan oleh mesenterium ke dalam lumen usus yang berdekatan. Obstruksi usus, sakit perut dan gejala lainnya, dapat dimanifestasikan sebagai 3 hari tanpa buang air besar. Perawatan bedah diperlukan sesegera mungkin. Bila anak tidak buang air besar selama 3 hari, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, mengklarifikasi penyebabnya dengan bantuan dokter, dan melakukan pengobatan atau terapi yang ditargetkan. Obat-obatan di atas perlu digunakan di bawah bimbingan dokter.