Apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami sakit perut dan muntah

Ketidaknyamanan perut dan muntah dapat disebabkan oleh reaksi awal kehamilan, gastritis kronis, tukak lambung, dan penyakit lainnya. Penyebab penyakit yang berbeda akan ditangani secara berbeda, dan perawatan umum (seperti istirahat dan nutrisi) serta obat-obatan (seperti omeprazole dan domperidone) dapat digunakan sesuai resep dokter.
1. Reaksi awal kehamilan: Beberapa wanita akan mengalami sakit perut, mual, muntah, pusing, kehilangan nafsu makan dan lemas pada awal kehamilan.
Secara umum, reaksi awal kehamilan tidak memerlukan perawatan khusus, selama biasanya lebih memperhatikan istirahat, nutrisi tambahan, dan nantinya ketidaknyamanannya akan berangsur-angsur mereda.
2. Gastritis kronis: sebagian besar pasien tidak memiliki gejala yang jelas, beberapa pasien akan mengalami ketidaknyamanan pada perut bagian atas, kembung, mual, refluks asam lambung, muntah.
Omeprazole, lansoprazole, domperidone dan obat lain dapat digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan perut dan muntah. Jika pemeriksaannya jelas Infeksi Helicobacter pylori, dapat digunakan dengan bismut kalium sitrat dan amoksisilin, metronidazol dan pengobatan antibiotik lainnya. Pada saat yang sama, perhatikan pola makan yang wajar setiap hari.
3. Tukak lambung: beberapa pasien mungkin menunjukkan gejala seperti kembung dan nyeri di perut bagian atas setelah makan, kehilangan nafsu makan dengan bersendawa, muntah, dan refluks asam.
Penghambat pompa proton dapat digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan perut dan muntah, seperti rabeprazole, seperti yang diresepkan oleh dokter. Jika ada gejala yang jelas seperti muntah darah, darah dalam tinja, erosi selaput lendir lambung, dll., Obat pelindung selaput lendir lambung, seperti bismut kalium sitrat, natrium bikarbonat, dll., harus digunakan bersamaan.
Selain itu, disarankan agar terjadinya ketidaknyamanan perut, muntah harus tepat waktu ke rumah sakit, setelah mengklarifikasi penyebab penyakit, ikuti petunjuk dokter untuk perawatan.