Kista ovarium dapat muncul selama fase luteal.
Jika korpus luteum selalu ada, atau jika terdapat sejumlah besar cairan di dalam rongga korpus luteum, hal ini dapat menyebabkan kista ovarium. Faktor keturunan, gangguan endokrin, dan faktor lingkungan dapat menyebabkan kista ovarium, yang biasanya diklasifikasikan sebagai kista ovarium fisiologis maupun patologis, biasanya jinak.
Penderita harus memperhatikan suplemen nutrisi dalam makanan, pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin, hindari begadang, pastikan istirahat yang cukup, lebih memperhatikan kehangatan perut, dan jangan terlalu sering berhubungan seks.
Jika ada ketidaknyamanan fisik yang terjadi, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan yang relevan, agar tidak menunda kondisi dan mempengaruhi kesehatan pasien.