Akhir-akhir ini, tinja yang menempel di toilet terutama dianggap berkaitan dengan pengaruh pola makan, disfungsi pencernaan dan penyakit usus. 1. Alasan fisiologis: dalam asupan makanan berminyak yang terlalu banyak, seperti daging berlemak, gorengan, dan makanan yang mengandung lemak tinggi, akan menyebabkan penumpukan lemak dalam jumlah besar di saluran usus, membuat tinja menjadi lebih kental, dan kemudian fenomena tinja lengket. toilet. 2. Disfungsi gastrointestinal: dapat menyebabkan gerak peristaltik gastrointestinal yang lambat, dan feses akan tertahan di dalam tubuh, bercampur dengan cairan pencernaan dan dibuang ke luar tubuh, yang akan menyebabkan fenomena tinja lengket di toilet. 3. Penyakit usus: seperti radang usus, tumor usus dan penyakit lainnya, dapat menyebabkan beberapa sekresi di saluran usus, setelah bercampur dengan tinja, fenomena tinja lengket juga dapat terjadi. Disarankan agar pasien secara aktif mengatur pola makan mereka dalam kehidupan sehari-hari, dan fokus pada makanan yang ringan dan mudah dicerna. Jika gejalanya terus berlanjut, kemungkinan faktor patologis juga harus dipertimbangkan, dan perawatan medis dini diperlukan.