Sindrom Apert yang disebut sindrom kepala dan jari-jari runcing adalah kelainan genetik. Manifestasi utamanya adalah kelainan bentuk kraniofasial, kelainan bentuk tangan dan kaki, gejala yang berhubungan dengan mata, malformasi sistem stomatognatik, dan kelainan pada sistem saraf pusat. 1. Kelainan bentuk kraniofasial: pasien umumnya menunjukkan kepala yang pendek, kepala yang runcing, keterbelakangan sepertiga bagian tengah wajah, dan batang hidung yang rendah. 2. Kelainan bentuk tangan dan kaki: manifestasi yang paling umum adalah sindaktili, umumnya jari ke-2, ke-3 dan ke-4 sindaktili dan simetris. 3. Gejala mata: gejala yang lebih umum adalah pelebaran jarak mata, tonjolan bola mata ke luar, juling, dan sebagainya. 4. Kelainan pada sistem mulut dan rahang atas: hipoplasia rahang atas dapat terjadi, dan beberapa di antaranya dapat mengalami sumbing langit-langit lunak. 5. Kelainan pada sistem saraf pusat: penutupan dini jahitan tengkorak, keterbelakangan mental. Jika gejala-gejala di atas terjadi, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang jelas.