Makanan tidak memiliki efek penyembuhan. Bagi pria, makan makanan yang lebih bergizi baik untuk produksi sperma.
Dibutuhkan sekitar 12 minggu untuk memproduksi sperma. Jika ada kasus oligozoospermia, sperma lemah atau sperma cacat, perlu untuk melengkapi makanan dengan protein dan vitamin tinggi, seperti telur, susu, daging sapi, kacang hitam, biji wijen hitam, daging sapi dan daging kambing, dll. Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran segar, seperti apel, kiwi, jeruk, seledri, tomat, dll., akan kondusif untuk produksi sperma.
Dalam kehidupan sehari-hari, selain pengaturan pola makan yang dapat dilakukan, perlu juga untuk memperkuat olahraga dan meningkatkan daya tahan tubuh, yang juga sangat bermanfaat bagi penambahan sperma.
Jika kualitas sperma terus menurun, Anda juga perlu pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan bekerja sama dengan perawatan di bawah bimbingan dokter.