Saya yakin banyak orang yang pernah mengalami pengalaman baru saja meninggalkan rumah sakit dan menyadari bahwa mereka lupa menyebutkan suatu gejala atau masalah, atau menyadari bahwa mereka tidak sepenuhnya memahami apa yang dikatakan dokter. Ada pepatah yang mengatakan bahwa rata-rata waktu yang dihabiskan seorang dokter dengan pasien di klinik rawat jalan di negara ini hanya tiga menit. Jadi, meskipun semua yang harus ditanyakan sudah ditanyakan, tampaknya tidak mudah untuk mengingat semua pertanyaan yang ingin Anda tanyakan. Namun, persiapan yang tepat sebelum bertemu dokter akan membuat kunjungan menjadi lebih lancar, lebih efisien, dan berdampak positif pada pengobatan. Mari kita lihat bagaimana cara ‘mempersiapkan diri dengan baik’. 1. Pikirkan tentang tujuan kunjungan Anda Pemeriksaan fisik? Janji temu lanjutan? Merasa tidak enak badan, jadi ingin tahu apakah Anda mengidap suatu penyakit? Apakah Anda sedang tidak stabil dan membutuhkan pengobatan baru atau ingin menyesuaikan rencana yang sudah ada? Ingin mengetahui prognosis, bagaimana penyakit akan berkembang di masa depan? 2 . Mempersiapkan riwayat kesehatan dan informasi dasar Mempersiapkan riwayat kesehatan Anda dan keluarga terdekat secara rinci, misalnya: ketika pemeriksaan kesehatan menemukan tekanan darah tinggi, berapa tekanan darah tertinggi. Siapkan daftar obat yang Anda minum, termasuk jenis, dosis, dan berapa kali per hari. Karena obat yang sama mungkin memiliki produsen yang berbeda, ada baiknya Anda membawa kemasan luar obat yang Anda minum. Jika beberapa hasil tes mengharuskan Anda mempersiapkan diri terlebih dahulu, pastikan hasil tes tersebut tersedia sebelum Anda menemui dokter. Jika Anda perlu membawa hasil rontgen atau film pencitraan lainnya, Anda harus mengetahui di mana mendapatkannya dan mengambilnya terlebih dahulu. Ingat: Jangan pernah melipatnya secara acak, karena akan mempengaruhi hasilnya. 3. Buatlah daftar gejala Anda Siapkan catatan rinci tentang ‘ketidaknyamanan’ Anda: Kapan mulainya? Bagaimana rasanya tidak nyaman? Seperti apa rasanya: apakah nyeri? Demam? Menjadi lesu, tumpul? Iritabilitas? Pembengkakan? Pendarahan? Gunakan skala 0 sampai 10 untuk mewakili tingkat nyeri yang berbeda, dengan 0 berarti tidak ada nyeri dan 10 berarti nyeri yang parah. Menurut Anda, Anda berada di tingkat mana? Menurut Anda, apa yang menyebabkan gejala-gejala yang Anda alami, seberapa sering gejala-gejala tersebut muncul, berapa lama gejala-gejala tersebut berlangsung? Apa yang dapat meredakan gejala Anda? Semua ini perlu memiliki catatan rinci yang dapat Anda berikan kepada dokter Anda ketika Anda mengunjungi dokter Anda. 4. Bekali diri Anda dengan pengetahuan Pelajari pengetahuan medis umum dengan tepat. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk memahami kata-kata dokter dengan lebih baik, dan Anda juga dapat mempelajari terlebih dahulu tentang kemungkinan penyebab penyakit, tes apa yang mungkin dilakukan dokter, dan sebagainya. 5. Tuliskan apa yang ingin Anda tanyakan, termasuk: Tes apa yang perlu saya lakukan? Jenis penyakit apa yang saya derita? Bagaimana saya bisa diobati? Catatlah apa yang Anda dengar. 6. Dengan izin dokter, gunakan buku catatan, ponsel, atau perangkat seluler lainnya untuk mencatat jawaban dokter dan kiat-kiat lainnya. Jika Anda melakukan semua hal di atas, saya yakin meskipun hanya beberapa menit, Anda akan mendapatkan banyak manfaat.