Apa saja ciri-ciri rhabdomyolysis

Rhabdomyolysis, umumnya dikenal sebagai “pelarutan otot”, umumnya ditandai dengan warna urin yang tidak normal (hitam, merah), kelemahan otot yang parah, kelemahan, dan nyeri otot yang terlokalisasi atau umum. Ketika gejala-gejala ini muncul, penting untuk mencari pertolongan medis. Indikator klinis yang paling penting dari rhabdomyolysis adalah kadar kreatin kinase pasien meningkat secara signifikan, dan kemungkinan terjadinya cedera ginjal akut meningkat secara signifikan bila kadar kreatin kinase lebih besar dari 5.000 U/L. Derajat cedera ginjal dapat ditentukan dengan memantau kadar kreatinin dan nitrogen urea pasien. Urinalisis rutin pada pasien dengan rhabdomyolysis menunjukkan mioglobin, sel darah merah dan komponen lain dalam urin. Pasien dengan rhabdomyolysis harus dipantau secara ketat untuk mengetahui tanda-tanda vital, dan komplikasi lain seperti nekrosis tubular harus dicegah melalui hemodialisis dan alkalinisasi urin.