Penggunaan sfigmomanometer mekanis meliputi langkah-langkah seperti persiapan sebelum pemeriksaan, pengikatan manset, pengukuran tekanan darah, dan penyetelan ulang sfigmomanometer.
1. Persiapan sebelum pemeriksaan: Mintalah pasien untuk duduk dengan tenang atau berbaring selama sekitar 25 menit, hindari menahan buang air kecil, merokok, kegembiraan emosional, dan aktivitas lain yang dapat berdampak signifikan pada tekanan darah.
2. Pengikatan manset: lepaskan pakaian dari satu sisi lengan atas, buang udara di dalam manset sphygmomanometer, ikat manset di lengan atas, tepi bawah lebih tinggi dari sendi siku 2 ~ 3 jari horizontal, elastisitas manset untuk mengakomodasi lebih dari dua jari harus menang, dan tidak boleh terlalu longgar atau terlalu ketat.
3. Pengukuran tekanan darah: sentuh sisi dalam sendi siku, letakkan manset stetoskop di tempat detak yang paling jelas dan perbaiki dengan tangan kiri, tutup katup dengan tangan kanan dan kembangkan manset. Setelah denyut terakhir terdengar, terus berikan tekanan sehingga kolom air raksa naik sebesar 20 mmHg, lalu lepaskan katup secara perlahan dan lihatlah kolom air raksa secara horizontal. Nilai yang sesuai dengan denyut pertama adalah tekanan sistolik, dan nilai yang sesuai dengan hilangnya denyut adalah tekanan diastolik.
4. Setel ulang sfigmomanometer: Setelah pengukuran, lepaskan manset, biarkan udara keluar dari manset, lipat dan simpan, matikan sakelar di bawah kolom air raksa dan simpan sfigmomanometer.
Pengukuran tekanan darah sering kali perlu dilakukan dua kali dan dirata-ratakan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.