Gerakan janin umumnya lebih aktif pada malam hari dan sore hari, pada siang hari, sering kali karena pekerjaan pribadi, energi pribadi dan alasan lain, tidak sadar tidak ada atau kurang gerakan janin, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kebidanan secara teratur, penghitungan gerakan janin secara mandiri.
Pemantauan gerakan janin adalah cara yang paling ekonomis dan efektif bagi ibu hamil untuk menilai kondisi janin dalam kandungan, umumnya gerakan janin dapat dirasakan pada minggu ke 18-20 kehamilan, dan memiliki polanya sendiri, umumnya lebih aktif pada malam hari dan sore hari, dan seringkali tidak ada atau sedikit gerakan pada siang hari karena gangguan energi pribadi ibu hamil, pekerjaan dan alasan lainnya.
Dianjurkan untuk menghitung gerakan janin setelah usia kehamilan 28 minggu untuk mengetahui pola aktivitas janin, seperti gerakan janin yang sering atau berkurang, hal ini menunjukkan adanya kemungkinan hipoksia intrauterin, dan harus dikonsultasikan ke rumah sakit sesegera mungkin.
Selain menghitung gerakan janin, pemantauan jantung janin elektronik juga merupakan alat bantu kebidanan yang penting untuk memantau jantung janin, gerakan janin dan kontraksi uterus, dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kebidanan secara teratur selama kehamilan, dan berkonsultasi dengan klinik kebidanan pada waktu yang tepat jika gerakan janin sering atau berkurang.