Menghitung berat badan bayi berdasarkan diameter biparietal biasanya dilakukan dengan mengalikan angka diameter biparietal yang diperiksa dengan 900 dan kemudian menguranginya dengan 5200, tetapi tidak sepenuhnya akurat, dan pengukuran biasanya akan berbeda dari yang sebenarnya. Menurut perhitungan di atas, jika diameter biparietal janin yang diukur adalah 9,2 cm, janin akan memiliki berat sekitar 3080 gram, yaitu sekitar 6 kati 2 tael. Selain menghitung berat badan berdasarkan diameter biparietal, perlu juga dilakukan penilaian komprehensif berdasarkan lingkar dada, lingkar perut, dan lingkar kepala. Umumnya, berat janin juga dapat diperkirakan secara klinis dengan menggabungkan tinggi rahim dan lingkar perut ibu hamil. Namun, perlu dicatat bahwa berat janin hanya dapat diukur secara akurat setelah melahirkan, dan pengukuran selama kehamilan hanya sebagai referensi.