Nyeri lutut saat menstruasi mungkin terkait dengan perubahan kadar hormon, dan mungkin juga disebabkan oleh udara dingin dan ketegangan ligamen.
1. Terkait dengan perubahan kadar hormon: kadar hormon pada wanita hamil terus tinggi selama kehamilan, dan kadar hormon turun secara signifikan setelah melahirkan. Karena fluktuasi kadar hormon yang sangat besar, nyeri lutut dapat terjadi, dan mungkin juga terdapat gejala seperti hot flashes, serangan panik, keringat berlebih, nyeri punggung, kecemasan dan depresi, insomnia, dan pelupa.
2. Dingin: Jika lutut tidak dijaga tetap hangat selama periode bulanan, sehingga lutut menjadi dingin, hal ini juga dapat menyebabkan nyeri lutut.
3. Ketegangan ligamen: Jika Anda membawa beban atau mengubah posisi dengan tidak benar selama menstruasi, hal ini dapat menyebabkan otot, ligamen, fasia, dll. tertarik, sehingga mengakibatkan pembengkakan lokal, nyeri, tekanan dan gejala lainnya. Hal ini juga dapat menyebabkan nyeri lutut.
Ada banyak penyebab nyeri lutut lainnya, yang harus ditanggapi dengan serius, konsultasikan dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebab penyakitnya, dan ikuti saran dokter untuk perawatan atau terapi lebih lanjut.