Apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami patah tulang tumit kominutif dan telah menjalani operasi dan kaki saya mati rasa?

Mati rasa pada kaki pasca operasi setelah fraktur tumit kominutif dapat disebabkan oleh faktor fisiologis seperti kurangnya latihan pasca operasi dan sirkulasi darah lokal yang buruk, atau dapat disebabkan oleh faktor patologis seperti cedera saraf yang disebabkan oleh fraktur. Sesuai dengan situasi spesifik, perawatan umum, fisioterapi atau perawatan obat harus dipilih.
1. Faktor fisiologis: imobilisasi yang berkepanjangan dan kurangnya olahraga setelah patah tulang dapat menyebabkan atrofi otot, mengakibatkan mati rasa pada kaki, dan sirkulasi darah yang buruk juga dapat menyebabkan mati rasa pada kaki. Anda dapat berolahraga dan menggerakkan sendi dan otot, meninggikan tungkai yang terkena untuk melancarkan kembalinya darah, atau menggunakan obat untuk melancarkan peredaran darah seperti Trombolisis.
2. Cedera saraf: Patah tulang dapat menyebabkan mati rasa lokal setelah cedera saraf. Obat-obatan nutrisi seperti methylcobalamin dapat digunakan untuk meningkatkan pemulihan saraf, dan dapat dikombinasikan dengan metode terapi fisik seperti akupunktur dan listrik kue.
Mati rasa pada kaki setelah patah tulang tumit kominutif harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk menghindari penundaan kondisi, dan jangan sembarangan menggunakan obat sendiri.